Sejak itu
Mana bisa aku tidak jatuh hati padamu
Sejak senja menyebut namamu
Sejak malam mendatangkanmu
Sejak gelisah menguasai
Apa maknamu beraninya mengikatku?
Pandanganmu, arahku, pujaanku
Sinar matamu, degup jantungku
Dalam tanganmu ku letakkan hidupku
Aku yang kehilangan
Di sisi bayangmu menemani
Tabah bagaimana lagi yang meski aku cobai?
Sedang jalanku kini menyusuri jalan menujumu
Hanya mengenali panggilanmu