Skip to main content

REPRODUKSI KARYA ILMIAH


REPRODUKSI KARYA ILMIAH

Reproduksi karya ilmiah merupakan bentuk karya ilmiah yang disusun atas dasar karya ilmiah yang sudah ada. Dimana digunakan untuk menggubah karya ilmiah yang sudah ada, baik dalam bentuk ringkasan, ikhtisar maupun resensi buku. Bentuk reproduksi ilmiah antara lain:
1.      Ringkasan, Ikhtisar, Sinopsis
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mengandung makna:
a.       Sinopsis n ikhtisar karangan ilmiah yang biasanya diterbitkan bersama- sama dengan karangan asli ynag menjadi dasar sinopsis itu; ringkasan; abstraksi.
b.      Ringkasan: hasil meringkas; ikhtisar; singkatan cerita, dll.
c.       Ikhtisar: n pandangan secara ringkas, ringkasan.
Jadi pada dasarnya ringkasan, ikhtisar dan sinopsis sama. Hanya saja terjadi perbedaan dalam penggunaan kata- kata tersebut. Sinopsis adalah bentuk meringkas yang mana berasal dari karya ilmiah yang panjang. Biasanya digunakan untuk ringkasan berupa karya fiksi. Ringkasan sendiri sebagai hasil meringkas miniatur karangan aslinya sehingga struktur dan kelengkapan unsur ringkasan harus tetap sama dengan karangan aslinya.
Sinopsis mrupakan ringkasan atau ikhtisar yang umumnya diterapkan untuk karya naratif, baik fiksi maupun non fiksi. Biasa ditemukan sinopsis film, sinopsis novel drama pada media massa. Tujuan dalam membuat ringkasan, ikhtisar, maupun sinopsis adalah untuk memahami dan mengerti isi buku/tulisan/ cerita. Langkah- langkah dalam membuat ringkasan antara lain:
a.       Memilih naskah, cerita ataupun karya tulis yang diinginkan.
b.      Naskah perlu dibaca berulang- ulang untuk mendapatkan gambaran tentang naskah tersebut.
c.       Merumuskan dan mencatat tema (karya ilmiah/ naratif.
d.      Untuk karya ilmiah, mencatat judul, subjudul, topik danpikiran pokok yang sistematis. Sedangkan untuk naratif, mencatat pokok- pokok pikiran yang ada pada alur cerita.
e.       Mencocokkan antara yang kita catat dengan naskah ataupun karya ilmiah yang asli.
2.      Resensi
Resensi adalah suatu ulasan tentang nilai sebuah karya atau buku. Tujuannya sendiri adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau karya itu layak mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak. Pokok- pokok penilaian atau sasaran resensi buku adalah:
a.       Latar Belakang
Dimana perensensi harus memberikan gambaran yang jelas pada pembaca tentang latar buku. Mulai dari tema, tujuan dan diskripsi secara singkat latar penerbitan dan identitas fisik buku.
b.      Jenis Buku
Dimana peresensi buku atau karya sastra dapat menggolongkan karya sesuai dengan kasifikasi ilmu tersebut. Perensensi perlu menunjukkan persamaan dan perbedaan dengan buku lain yang sebanding.
c.       Keunggulan Buku
Perensensi perlu menunjukkan keunggulan dengan memberikan penilaian langsung, dengan memberikan kutipan- kutipan yang tepat dan menunjukkan keunggulan dan kelemahan buku/ karya sastra secara objektif.
d.      Nilai buku
Nilai buku dapat digamabrkan dengan cara mengkritik, memberikan pertimbangan, meniai dan menunjukkan kelebihan dan kekurangan dengan tanggung jawab. Dimana nilai buku menjadi patokan apakah sebuah buku/ karya ilmiah layak untuk dibaca atau tidak.







Contoh Ringkasan
Skripsi Jurusan Administrasi Perkantoran. :
PENGARUH SEMANGAT DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN KUDUS
Dewi Kusumawarni . 2007. Skripsi JURUSAN Administrasi Perkantoran. ,FAKULTAS Ekonomi,UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007
Produktivitas kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya untuk meningkatkan produktivitas kerja perlu didukung dengan adanya semangat kerja dan disiplin kerja. Namun, kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban  yang benar- benar baik dan memiliki tingkat keakuratan yang tinggi, sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Adakah pengaruh semangat dan disiplin kerja terhadap produktifitas kerja karyawan pada Kantor PDAM Kabupaten Kudus ? (2) Seberapa besar pengaruh semangat kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Kantor PDAM Kabupaten Kudus ? yang nantinya selain berguna bagi peneliti juga diharapkan akan berguna juga bagi karyawan Kantor PDAM Kabupaten Kudus dalam melaksanakan pekerjaannya dalam usaha menumbuhkan semangat kerja dan disiplin kerja yang tinggi dapat dilihat dari tingkat produktifitas kerja karyawan perusahaan itu sendiri.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan kantor PDAM yang berjumlah 92 karyawan. Karena penelitian ini merupakan penelitian populasi, maka dalam hal ini tidak memakai sampel penelitian. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel semangat kerja (X1) yang terdiri dari presensi, tanggung jawab, kerjasama, hubungan yang harmonis, kegairahan kerja dan disiplin kerja (X2) yang terdiri dari ketepatan waktu, mampu memanfaatkan dan menggunakan perlengkapan dengan baik, menghasilkan pekerjaan yang memuaskan, mengikuti cara kerja yang ditentukan oleh perusahaan, memiliki dari sub variabel yaitu hasil kerja dan kualitas. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Data yang dikumpulkan diolah dengan menggunakan komputasi program SPSS dan dapat dilakukan dengan dianalisis dengan teknik statistika, yaitu regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa t1 = 7,026, dan t2 = 4,977 sedangkan t tabel dengan dk pembilang = 2 dan dk penyebut = 89 pada taraf signifikansi 5% = 1,99. Sehingga dapat diketahui bahwa t1 dan t2 > t tabel maka memiliki arti bahwa hipotesis diterima.
Adapun besarnya koefisien diterminasi (r2) diperoleh 71,2 % sedangkan sisanya 28,8 % yang merupakan pengaruh dari faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa semangat kerja dan disiplin kerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Kudus merupakan faktor yang sangat penting bagi peningkatan produktivitas kerja secara maksimal. Peneliti menyarankan agar membina hubungan yang harmonis antara pimpinan dan bawahan. Hal ini diperlukan agar dalam pelaksanaan tugas antara atasan dan bawahan ada rasa kerja sama dan unsur kekeluargaan. Perlu viiiadanya peningkatan rasa percaya diri pada seluruh pegawai dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal antara kualitas dan kuantitasnya. Perlu membina hubungan kerja sama antar pegawai dalam pelaksanaan tugas sehingga tidak ada rasa iri dan rasa individual. Dengan demikian tugas yang diberikan dapat terselesaikan dengan rasa senang hati sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal.

Popular posts from this blog

Sang Penyair Mustafa Lutfi Al Manfaluthi

Sang Penyair
"Allah Maha Pembuka Pintu Hati"

Aku akan bahagia karena aku adalah sang penyair, seorang penyair bersandiwara dengan fitrahnya. Ia akan merasakan kenikmatan dengan memakai pakaian yang bukan jubahnya, menampakkan perasaan jiwa yang bukan suara hatinya. Ia berperan sebagai orang 'gila', padahal ia cerdas. Berperan sebagai pengecut, padahal ia berani. Berperan bahagia padahal ia... menderita. Ia juga dapat berperan sebagai pecinta, yang menekan getaran cinta dihati untuk kebahagiaan orang lain.
Ia akan mendengar suara kalbuku yang terucap dari mulutmu, merasakan jiwa dan ruhku dari tubuhmu. Meminum perasaan sukmaku dengan gelasmu, menyanyikan irama laguku dari kenyaringan suaramu.
Aku hidup bebas, tertawa dan menangis sesuka hatiku. Bebas mengatur langkah-langkahku, mengangkat kepala dan berahasia, serta menulis kasidah sesuka hatiku. Aku juga bebas meninggalkan karya-karyaku tanpa harus menyesal. Aku bebas melahirkan kasidah tanpa tergantung pujian dari…
KONSEP DASAR EKONOMI
(MAKALAH)





Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ekonomi
Oleh:
1. Masquratul Laeli
2. Lia Novitasari
3. Rossi Yunike
4. Luluk
5. Arum N

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2010
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia untuk memenuhi kebutuhannya untuk bertahan hidup dengan mengoptimalkan sumber daya demi mencapai kemakmuran. Kata ekonomi sendiri berasal dari bahasa Yunani “oikos” yang berarti ”keluarga, rumah tangga” dan “nomos” atau “peraturan, aturan hukam” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “managemen rumah tangga”. Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang yang menggunakan kendep ekonomi data dalam bekerja. Meskipun ada kesamaan timbulnya kegiatan ekonomi, yakni disebabkan oleh adanya kebutuhan dan keinginan manusia. Namun karena cara manusia dalam memenuhi alat pemuas kebutuhan dan cara mendistribusikan alat kebutuhan tersebut dida…